Kata-kata undangan pernikahan: contoh untuk tiap suasana
Contoh kata-kata undangan pernikahan untuk tiap suasana: formal, santai, pesan WhatsApp, dwibahasa, acara kecil, mohon doa restu, dan pembuka netral.
Contoh kata-kata undangan pernikahan untuk tiap suasana: formal, santai, pesan WhatsApp, dwibahasa, acara kecil, mohon doa restu, dan pembuka netral.

Kata-kata undangan yang baik menyebut siapa yang mengundang, siapa yang diundang, kapan, dan di mana, dengan nada yang sesuai dengan keluarga Anda. Pilih nada lebih dahulu, formal atau santai, lalu pasang contoh kalimat yang cocok. Panduan ini memuat blok kalimat siap sesuaikan untuk tujuh suasana, ditambah saran agar kata-kata Anda tetap singkat dan benar.
Poin utama
- Tentukan nada lebih dahulu, karena nada menentukan pilihan kata di seluruh undangan.
- Pembuka religius dipilih oleh pasangan sesuai tradisinya. Contoh di bawah hanya contoh, bukan pilihan bawaan.
- Pesan WhatsApp pengantar tautan cukup beberapa kalimat: pengirim, acara, tanggal, tautan.
- Minta orang tua membaca kata-kata itu, dan periksa ejaan nama serta gelar sebelum menerbitkan.
Mulailah dari pertanyaan sederhana: siapa penerima utama undangan ini? Bila penerimanya terutama kerabat dan kenalan orang tua, nada formal terasa pantas. Bila penerimanya teman sebaya, nada yang lebih santai terasa lebih jujur.
Anda tidak harus memilih satu nada untuk semua tamu. Isi undangan bisa tetap sopan, sedangkan pesan pengantar yang menyertai tautan disesuaikan dengan penerimanya.
Pembuka undangan adalah pilihan pasangan dan keluarga. Pilih pembuka yang sesuai dengan tradisi Anda, atau tanpa pembuka religius sama sekali.
Berikut beberapa salam yang dikenal luas, masing-masing dengan nama tradisinya. Semuanya hanya contoh, bukan pilihan bawaan:
Bila pasangan atau keluarga Anda berasal dari tradisi yang tidak tercantum di sini, tulis salam yang biasa keluarga Anda pakai. Salam hangat bisa dipakai bila Anda menginginkan pembuka yang tidak mengacu pada tradisi tertentu.
Semua nama di bawah ini, seperti Rina dan Dimas, hanyalah contoh. Ganti dengan nama Anda.
Salam hangat,
Dengan penuh rasa syukur, kami keluarga Bapak Budi Santoso dan Ibu Sari Santoso, bersama keluarga Bapak Hadi Wijaya dan Ibu Lestari Wijaya, turut mengundang Bapak/Ibu/Saudara/i pada pernikahan putra-putri kami:
Rina dan Dimas
Kehadiran dan doa Anda akan menjadi kehormatan bagi kami.
Frasa "turut mengundang" menunjukkan bahwa orang tua ikut mengundang bersama pasangan. Tulis nama dan gelar orang tua persis seperti yang mereka inginkan.
Halo, Nadia. Kami, Rina dan Dimas, akan menikah. Kami ingin kamu ada di antara orang-orang yang menemani hari itu. Detail acaranya ada di halaman undangan ini. Semoga kamu bisa datang.
Perhatikan kata "kamu". Gunakan sapaan yang memang Anda pakai kepada teman Anda. Undangan yang santai tetap perlu menyebut tanggal dan tempat dengan jelas.
Selamat siang, Bapak Budi dan keluarga. Kami, Rina dan Dimas, mengundang Anda ke pernikahan kami pada 20 Maret 2027. Keterangan lengkap ada di tautan pribadi berikut. Terima kasih.
Pesan pengantar sebaiknya menyebut pengirim dan pasangan dengan jelas, agar tamu yakin tautan itu bukan kiriman asing. Di SeumurHidup, paket berbayar menyediakan tautan pribadi per tamu, sehingga Anda bisa menyapa tiap tamu dengan nama yang Anda pilih.
Kami mengundang Anda untuk merayakan pernikahan kami.
We invite you to celebrate our wedding.
Rina dan Dimas, 20 Maret 2027.
Satu kalimat dalam bahasa kedua sudah cukup untuk menyambut tamu yang membacanya. Pastikan tanggal dan jam tertulis sama di kedua bahasa, dan sebutkan zona waktunya, misalnya WIB.
Kami akan menikah dalam acara kecil bersama keluarga dekat dan sahabat. Karena tempatnya kecil, undangan ini hanya kami kirim kepada Anda. Mohon konfirmasi kehadiran sebelum 20 Februari 2027. Rina dan Dimas.
Untuk acara terbatas, katakan terus terang bahwa undangan ini khusus. Kejelasan ini membantu tamu memahami bahwa undangan tidak diteruskan kepada orang lain.
Dengan segala kerendahan hati, kami memohon doa restu Bapak, Ibu, dan Saudara sekalian atas pernikahan kami. Kehadiran Anda akan menjadi kebahagiaan tersendiri bagi kami. Rina dan Dimas.
Gaya ini cocok bila Anda menginginkan nada yang tenang dan penuh hormat. Anda bisa menyesuaikan sapaan dengan tradisi keluarga.
Salam hangat,
Kami, Rina dan Dimas, dengan senang hati mengundang Anda untuk berbagi hari istimewa kami.
Pembuka netral tidak mengacu pada tradisi tertentu, sehingga nyaman untuk tamu dari latar belakang yang berbeda. Anda bisa memadukannya dengan isi undangan yang formal maupun santai.
Kata-kata undangan dibaca oleh orang dengan harapan yang berbeda-beda, jadi beberapa pemeriksaan sederhana membantu.
Kata-kata hanyalah satu bagian dari undangan. Lihat cara membuat undangan digital untuk langkah lengkapnya, dan panduan undangan digital pernikahan untuk gambaran besarnya. Setelah undangan terkirim, RSVP online membantu Anda mencatat jawaban tamu.
Jika Anda ingin mencoba kata-kata ini pada halaman undangan yang sebenarnya, Anda bisa melihat caranya di seumurhidup.com. Pilih satu contoh, ganti nama dengan nama Anda, lalu minta orang tua membacanya.
Lihat template yang bisa Anda pakai hari ini, lalu coba isi dengan nama Anda berdua.
Lihat template